Investasi Bisnis OnlineDEDEYAHYA.web.id

We Can’t Change The Past But We Can Change The Future

(762 Views) | Mohammad Amar Shodiq

dWipena.com – Penggalan kata-kata di atas tidak sengaja saya temukan dari apa yang telah dikatakan oleh seseorang di luar negeri, setelah dicari maksud dari penggalan kata tersebut, arti dari kata-kata itu adalah “Kita tidak bisa mengubah masa lalu, akan tetapi kita bisa mengubah masa depan”. Artinya adalah bahwa di dalam kehidupan ini manusia tidak bisa terlepas dari apa yang dinamai waktu, waktu selalu berjalan dan kita tidak dapat mengulang kembali apa yang sudah terlewati oleh waktu. Masa yang telah terlewati dikatakan sebagai sebuah masa lalu, karena ia tidak akan terulang kembali.

Sebagai manusia mungkin kita pernah merasa bahwa apa yang telah kita lakukan selama ini di masa lalu, tidaklah sesuai dan tidak mendukung dalam menunjang harapan dan cita-cita yang hendak kita wujudkan di masa depan, pada saat itu mungkin kita merasa kecewa dan menyesal atas apa yang telah kita lakukan dimasa lalu itu. Kenapa kita tidak benar-benar memanfaatkan waktu, kesalahan demi kesalahan yang telah kita perbuat pada saat itu tentunya selalu menghantui kita saat ini.

Namun demikian, perlu kita sadari juga bahwa kejadian yang telah terjadi di masa lalu tersebut, tidak akan pernah terulang kembali karena kita tidak punya kekuasaan untuk membalikan waktu dan mengubah apa yang telah terjadi pada saat itu. Dengan menyadari akan hal demikian, maka seharusnya tidak membuat kita terus meratapi dengan penuh penyesalan, karena penyesalan tidak akan menyelesaikan permasalahan masa lalu kita. Ada yang sering berkata bahwa penyesalan itu akan terasa dibelakang, mungkin kata-kata ini dapat mewakili atas apa yang telah kita lakukan di masa lalu.

Sebagai perumpamaan pernah diceritakan bahwa ketika itu, di masa lalu ada seseorang yang mempunyai bekal lebih dari cukup yang diberikan oleh orang tuanya, ia disekolahkan di tempat-tempat yang baik, yang di dalamnya ditunjang dengan adanya sarana dan prasarana yang memadai. Akan tetapi, orang tersebut tidak memanfaatkan keadaan yang mendukung dan dimilikinya saat itu, ia malah sering menghambur-hamburkan dan menghabiskan uang yang telah diberikan oleh orang tuanya, karena ia merasa orang tuanya banyak uang. Dengan melakukan hal demikian, ia juga menjadi malas dalam belajar, sehingga ketika suatu masa di saat ia dewasa, yang dulunya bergelimang harta dan dimanjakan oleh orang tuanya, maka semuanya itu berubah menjadi sebuah penyesalan, karena saat ini ia tidak lagi memiliki apa yang dimilikinya pada saat dulu kala.

Kejadian yang dijelaskan seperti di atas dapat menimpa siapapun, termasuk kita sendiri. Oleh karenannya, jika memang kita tidak bisa mengubah masa lalu, maka setidaknya kita harus mempunyai prinsip dan kemauan untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan di masa lalu yang tidak dapat kita rubah itu. Kemauan yang ditunjang dengan adanya realisasi untuk mempercayai bahwa, meski kita tidak dapat mengubah masa lalu, tapi kita bisa mengubah masa depan kita sendiri, dan itu dapat kita lakukan sekarang dan saat ini juga.

Tidak ada kata terlambat bagi seseorang untuk berubah, yang jelek adalah yang tidak mempunyai keinginan untuk berubah sama sekali, karena nantinya ia tidak akan tergerak untuk merealisasikan keinginannya. Hal lain yang kiranya perlu digaris bawahi adalah tentang bagaimana seharusnya kita menghargai waktu dan masa lalu, masa lalu juga tidak selamanya jelek, tapi melalui masa lalu kita bisa belajar dari kesalahan-kesalahan yang telah kita perbuat pada saat itu, dengan demikian perubahan di masa depan yang lebih baik akan dapat kita wujudkan.

We Can’t Change The Past But We Can Change The Future
Rate this post

Tanggal : We Can’t Change The Past But We Can Change The Future

Mohammad Amar ShodiqDipublikasikan dan ditulis oleh Mohammad Amar Shodiq
Tentang Mohammad Amar Shodiq

Usia saya sekarang 24 tahun riwayat pendidikan alhamdulillah lulus tahun 2013 dari UiN sunan Kali jaga Yogyakarta fakultas tarbiah jurusan Pendidikan Bahasa Arab, status masih single alias belum menikah

Categorised in: