Investasi Bisnis OnlineDEDEYAHYA.web.id

Pola Asuh Yang Salah Terhadap Anak

(627 Views) | Mohammad Amar Shodiq

Pola asuh orang tua, terkadang tanpa disadari menjadi didikan yang salah bagi anak-anaknya. Kurangnya pendidikan, kemudian kesibukan kerja, dan perhatian yang berlebihan juga ditenggarai menjadi beberapa faktor penyebab kesalahan para orang tua dalam mendidik anak-anaknya tersebut. Diantara beberapa pendidikan yang selalu dilakukan oleh para orang tua meliputi beberapa hal.

  1. Orang tua terlalu memanjakan anak-anaknya

Setiap orang tua memang sangat sayang dan menginginkan yang terbaik terhadap anak-anak mereka, akan tetapi para orang tua seringkali salah mengartikan apa yang dinamakan sayang dan menginginkan yang terbaik itu. Anak-anak memang memiliki sikap ingin diperhatikan dan disayangi oleh orang lain, terutama oleh ke dua orang tuanya. Akan tetapi, ketika perhatian itu terlalu berlebihan, maka orang tua biasanya akan memanjakan anak-anaknya dengan selalu menuruti apa yang diminta dan diinginkan oleh anaknya itu, hal ini yang sering kali tanpa disadari menjadi didikan yang salah bagi anak-anak kita, karena nantinya ketika anak dewasa, ia akan mempunyai sikap yang manja dan selalu bergantung kepada ke dua orang tuanya, atau bergantung kepada orang lain. Dengan demikian, anak tidak akan bisa mandiri untuk bisa menegakkan kehidupannya sendiri nantinya.

Prinsip tegas yang disertai kelemah lembutan perlu kiranya dilakukan oleh para orang tua dalam mendidik anaknya, semua itu dilakukan dengan tujuan agar pribadi anak nantinya tidak manja dengan selalu mencari perhatian orang lain, atau pun tidak mandiri sehingga ia selalu menggantungkan hidupnya kepada orang lain.

  1. Orang tua memberi uang jajan dengan mudah

Perilaku ini seringkali selalu dilakukan oleh para orang tua, mereka tidak menyadari bahwa apa yang dilakukannya tersebut secara tidak langsung telah mendidik dan menjadikan anak yang boros. Orang tua biasanya selalu luluh dengan tangisan anak, dengan alasan bahwa orang tua merasa kasihan melihat anaknya menagis. Seorang anak dari kecil telah belajar bahwa, ketika ia menangis ia akan mendapatkan apa yang diinginkannya, sehingga ketika anak menginginkan sesuatu, ia akan menangis agar orang tua menuruti dan mengabulkan apa yang diminta dan diinginkan anak tersebut.

Sikap tegas dan mengajarkan kedisiplinan lagi-lagi memang diperlukan dalam mendidik anak, arti tegas disini bukan dimaknai dengan membentak anak, memukul dan sebagainya, melainkan sikap tegas yang dikehendaki disini adalah, ketegasan yang bisa mengajarkan kedisiplinan dengan disertai wibawa dari orang tua kepada anak-anaknya, agar anak menuruti apa yang dikatakan oleh orang tuanya tersebut tanpa adanya paksaan, melainkan kesukarelaan.

  1. Melihat tayangan telvisi yang akan membuat anak malas

Saat ini banyak sekali tontonan-tontonan yang ditayangkan oleh setiap setasiun televisi baik itu lokal maupun nasional bagi anak-anak, baik itu berupa film kartun, acara menyanyi dan lain-lain. Sesekali memang tidak ada salahnya anak menonton televisi, akan tetapi lama kelamaan jika dibiarkan terlalu lama, maka anak biasanya akan ketagihan sehingga mereka selalu ingin menonton film kesayangan mereka dan malas untuk melaksanakan ibadah maupun belajar, bahkan terkadang anak sampai hafal kapan film itu ditayangkan, jam berapa, dan hari apa.

Hal di atas tanpa disadari jika dibiarkan oleh para orang tua, maka secara tidak langsung juga orang tua merelakan anak-anak mereka di didik melalui tayangan-tayangan yang dilihat anak-anaknya itu.

Demikianlah beberapa pola asuh yang salah, yang terkadang dibiarkan begitu saja oleh para orang tua. Memang masih banyak faktor dan pola asuh salah lainnya yang terkadang tidak disadari oleh para orang tua. Kiranya beberapa penjelasan di atas dapat memberikan sedikit informasi tentang bagaimana menjadi orang tua yang baik bagi anak-anak kita.

Pola Asuh Yang Salah Terhadap Anak
Rate this post

Tanggal : Pola Asuh Yang Salah Terhadap Anak

Mohammad Amar ShodiqDipublikasikan dan ditulis oleh Mohammad Amar Shodiq
Tentang Mohammad Amar Shodiq

Usia saya sekarang 24 tahun riwayat pendidikan alhamdulillah lulus tahun 2013 dari UiN sunan Kali jaga Yogyakarta fakultas tarbiah jurusan Pendidikan Bahasa Arab, status masih single alias belum menikah

Categorised in: