Investasi Bisnis OnlineDEDEYAHYA.web.id

Pesantren Sebagai Lembaga Agama Dan Sosial

(624 Views) | Mohammad Amar Shodiq

Indonesia merupakan negara yang penduduknya berbasiskan beragama Islam, Indonesia sendiri dikenal dengan adanya pondok pesantren yang menjadikannya sebagai wadah dan pondasi dalam menyebarkan agama Islam di bumi nusantara ini. Pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan islam tertua yang berada di Indonesia, dimana dari pondok pesantren tersebut banyak terlahir ulama-ulama besar yang diakui keilmuan dan keberagamaannya.

Seiring berkembangnya zaman, manusia dihadapkan kepada bergitu banyaknya berbagai macam persoalan kehidupan. Keberadaan pondok pesantren sendiri yang dulunya merupakan pusat pengembangan ajaran Islam telah mengalami banyak perubahan yang signifikan. Keberadaan pesantren saat ini tidak hanya sebatas mengurusi persoalan keagamaan saja, melainkan menjadi lembaga sosial yang ikut serta merespon setiap permasalahan yang ada di masyarakat.

Dalam perkembangannya saat ini, dapat dikatakan bahwa pondok pesantren terbagi kepada dua poros besar, dimana keduanya memiliki orientasi yang berbeda. Pertama kita mengenal adanya pondok pesantren salaf, yang di dalamnya masih menjaga nilai-nilai tradisional dan kitab kuning dijadikan sebagai sesuatu yang tidak bisa terpisahkan dan sudah menjadi ciri khas pondok pesantren ini. Kemudian kedua, adalah apa yang kita kenal dengan pondok pesantren modern yang lebih mengedepankan kepada pembelajaran formal yang biasanya menghendaki adanya pembiasaan berbahasa, baik itu bahasa Arab, maupun bahasa Inggris dalam kesehariannya.

Meski demikian, dalam menyikapi kenyataan di atas memang terkadang menimbulkan pro dan kontra, dimana adanya perbedaan ini lebih menitik beratkan kepada pendapat yang menghendaki adanya perubahan pesantren yang menjadi lembaga yang modern dan tetap bercirikhaskan keislaman yang bisa menghadapi tantangan era globalisasi saat ini. Kemudian pendapat lain yang tetap bersikeras mempertahankan eksistensinya sebagai lambaga keagamaan yang terbuka, akan tetapi benar-benar murni mencerminkan dan menjaga keadaannya seperti dulu tanpa harus menghilangkan nilai-nilai tradisional.

Keberadaan kedua tipologi pesantren ini tidak harus menjadikan pesantren sebagai lembaga yang saling bersaing dalam mengetahui siapa yang paling diunggulkan, melainkan keduanya sama-sama memiliki peran serta dalam memajukan dan menyeberkan ajaran-ajaran keagamaan, hanya orientasinya saja yang membedakan ke arah mana visi serta misi yang diusung oleh keduanya.

Tradisi pesantren yang tetap dijaga dan dipelihara keberadaannya sampai saat ini, kiranya menjadikan pesantren sebagai lembaga keislaman yang sudah mengakar sebagai khas Indonesia. Meskipun sampai saat ini terjadi pergeseran penekanan dalam hal orientasinya, yang tampaknya terpengaruhi dampak modernisme. Kenyataan demikian tidak harus menjadikan seseorang memilah milah akan yang mana yang lebih diunggulkan dan lebih baik, melainkan keduanya harus saling mendukung satu sama lain dalam menjaga pesantren sebagai nilai-nilai warisan budaya nusantara, dan lebih khusus lagi dalam menjaga nilai-nilai ajaran agama Islam yang diajarkan di dalamnya, lebih dari itu kemudian menjadikan keduanya sebagai lembaga yang dapat memberikan sumbangan moril dalam merespon setiap permasalahan yang ada di masyarakatdan memajukan bangsa.

Pesantren Sebagai Lembaga Agama Dan Sosial
Rate this post

Tanggal : Pesantren Sebagai Lembaga Agama Dan Sosial

Saran Pencarian Pengunjung :

    ppesantren sebagaai lembaga keagamAAN
Mohammad Amar ShodiqDipublikasikan dan ditulis oleh Mohammad Amar Shodiq
Tentang Mohammad Amar Shodiq

Usia saya sekarang 24 tahun riwayat pendidikan alhamdulillah lulus tahun 2013 dari UiN sunan Kali jaga Yogyakarta fakultas tarbiah jurusan Pendidikan Bahasa Arab, status masih single alias belum menikah

Categorised in: