Investasi Bisnis OnlineDEDEYAHYA.web.id

Perilaku Pemakaian Pulsa Dalam Keseharian

(510 Views) | Mohammad Amar Shodiq

Semua orang yang memiliki alat komunikasi mungkin seringkali lupa dan tidak menyadari, bahwa dengan seringnya melakukan komunikasi baik itu memakai handphone biasa maupun smartphone yang sudah dilengkapi dengan fitur-fitur canggih. Memungkinkan seseorang membeli paket internet yang ia gunakan sehari-hari untuk menjelajahi internet, baik itu untuk mencari informasi maupun berkomunikasi melalui sosial media akan menghabiskan pengeluaran yang tidak sedikit.

Perilaku hemat kiranya perlu kita terapkan di dalam kehidupan, karena jika tidak ditanggulangi sedini mungkin dan saat ini juga, perilaku tersebut akan tetap terulang kembali dan tidak terkontrol oleh kita seperti banyaknya pengeluaran biaya untuk membeli pulsa internet maupun telfon dan sms tadi. Di dalam agama Islam, sikap boros dan berlebih-lebihan itu sangat dilarang, sebagaimana di tegaskan di dalam firman Allah surat Al-isra ayat 27 yang menyatakan bahwa “Sesungguhnya orang-orang yang pemboros itu adalah saudara setan dan setan itu sangat ingkar kepada Tuhannya”.

Perilaku boros ini biasanya lebih banyak dilakukan oleh para remaja yang sangat menyukai media sosial dan tefon-telfonan bersama teman-teman, sodara maupun pacar mereka, apalagi dengan pacar seringkali kita saksikan banyak dari remaja-remaja yang terkadang sampai setiap hari dari mulai dari pagi, siang dan sore melakukan komunikasi. Untuk berkomunikasi baik itu lewat telfon maupun pesan teks dan melalui media sosial, memerlukan adanya apa yang dinamakan pulsa dan paketan internet, dan itu juga mengharuskan kita untuk membelinya. Perilaku ini tidak hanya berdampak kepada pemborosan uang yang dihabiskan untuk membeli pulsa internet saja, melainkan banyak waktu yang terbuang karena seseorang sering terlena dengan berlama-lama bermain di media sosial.

Paket Internet Gratis

Uang yang kita dapatkan secara susah payah dari bekerja pagi, siang dan malam terkadang tanpa terasa habis begitu saja untuk membeli hal-hal yang kurang begitu diperlukan oleh kita. Obrolan yang kita lakukan kerap kali tidak mengandung adanya muatan-muatan pendidikan dan nilai kemanfaatan bagi kita sendiri. Komunikasi memang penting dilakukan untuk saling menyapa menanyakan kabar dengan teman, keluarga, kerabat dan orang-orang terdekat yang berada jauh dengan kita, namun jika itu dilakukan secara berlebihan tanpa adanya kontrol dari diri sendiri maka akan berdampak kepada hal-hal yang kurang baik seperti perilaku dan gaya hidup yang boros untuk membeli kebutuhan pulsa dan paket internet.

Pesatnya arus informasi memang memberikan manfaat kepada kita sehingga kejadian yang terjadi saat itu juga bisa diakses dan tersebar melalui internet dan media sosial, akan tetapi di sisi lain potensi terjadinya penyimpangan juga seringkali terjadi terutama bagi para remaja yang kerap kali membeli sesuatu yang bukan lagi sekedar untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dengan membeli pulsa dan paket internet secara berlebihan.

Budaya konsumtif saat ini hampir melanda berbagai kalangan tidak hanya remaja saja, melainkan tidak sedikit ditemukan adanya penyimpangan yang dilakukan oleh orang dewasa juga. Adanya perubahan gaya hidup dan adanya kecenderungan agar dilihat eksistensi seseorang di mata orang lain melalui media sosial juga rentan membuat orang lupa dan berprilaku boros. Hal yang demikian otomatis mendorong dan menjadikan orang untuk memenuhi kebutuhannya, yakni jika paket internetan yang ia gunakan sehari-hari habis maka ia mau tidak mau membeli pulsa untuk memenuhi kebutuhannya tersebut.

Lantas kemudian siapa yang harus disalahkan?, dari kenyataan yang demikian perlu kiranya kita belajar untuk lebih bisa mengendalikan diri dan berperilaku sederhana di dalam kehidupan ini. Di luar sana masih banyak orang yang belum bisa menikmati akses internet, bahkan masih ada yang belum mampu membeli dan memiliki handphone maupun smartphone karena keterbatasan mereka. Karenanya kita patut untuk bersyukur atas apa yang kita miliki saat ini dengan menghargai diri, manghargai hasil kerja keras kita dengan berprilaku sederhana dan membuang jauh-jauh perilaku konsumtif yang merugikan kita nantinya.

Perilaku Pemakaian Pulsa Dalam Keseharian
Rate this post

Tanggal : Perilaku Pemakaian Pulsa Dalam Keseharian

Mohammad Amar ShodiqDipublikasikan dan ditulis oleh Mohammad Amar Shodiq
Tentang Mohammad Amar Shodiq

Usia saya sekarang 24 tahun riwayat pendidikan alhamdulillah lulus tahun 2013 dari UiN sunan Kali jaga Yogyakarta fakultas tarbiah jurusan Pendidikan Bahasa Arab, status masih single alias belum menikah

Categorised in: ,