Investasi Bisnis OnlineDEDEYAHYA.web.id

Pentingnya Penanaman Kebiasaan

(932 Views) | Mohammad Amar Shodiq

 

Sebagai manusia, tentu kita pernah dihadapkan kepada suatu keadaan di mana ada hal-hal yang sulit untuk kita lakukan dikarenakan kita tidak terbiasa melakukannya.

Sebagai contoh dalam hal belajar baik itu di sekolah ataupun di perguruan tinggi, bagi orang-orang tertentu tentu pernah mengalami kesulitan dan kebimbangan untuk bertanya dan mengungkapkan isi hatinya. Hal ini dilatarbelakangi karena tidak terbiasanya kita dalam melakukan kegiatan bertanya tersebut, yakni untuk berani tampil dan menunjukkan keberadaan kita.

Padahal jika kita sadari dari awal, dengan membiasakan diri untuk bertanya dalam mengemukakan pemikiran dan pendapat kita, nantinya baik disadari ataupun tidak secara berangsur-angsur akan membentuk daya nalar kritis kita dalam berpikir. Ada yang berkata bahwa “bisa itu karena biasa” hal inilah yang mungkin bisa menjadi bahan renungan untuk kita, bahwa segala sesuatu jika kita tidak membiasakan diri untuk melakukannya, maka kita akan mengalami kesulitan untuk melakukan hal tersebut.

Seseorang dianggap pintar bukan semata-mata karena memang dia pintar, melainkan karena dia selalu membiasakan dan memberanikan dirinya untuk tampil. Dan juga orang pintar bisa jadi pintar tidak serta merta tanpa disertai adanya usaha yang dilakukannya, tapi karena dia selalu membiasakan diri dalam belajar melawan rasa malasnya, baik dengan belajar sendiri, maupun belajar kelompok, yakni dengan membiasakan diri untuk membaca, karena dia sadar dan mengetahui jika membaca itu merupakan jembatan penghubung dalam menguasai ilmu pengetahuan dan pemahaman yang luas.

Pembiasaan tidak hanya berlaku untuk belajar saja, akan tetapi pembiasaan tersebut berlaku sama dalam segala hal, baik itu mengajar, berbicara suatu bahasa tertentu, semisal kita sedang menuntut ilmu di suatu daerah tertentu maka kita mau tidak mau harus membiasakan diri untuk mengikuti bahasa yang dipakai di tempat dimana kita tinggal, yang nantinya tanpa disadari dan tanpa belajarpun seiring berjalannya waktu kita terbiasa untuk berbicara dengan bahasa itu.

Begitu pula dalam beribadah. Kita juga sering dihadapkan pada kenyataan bahwa ketika kita hendak melaksanakan ibadah selalu saja disertai adanya rasa malas dan berat hati untuk melaksanakannya, apalagi pada saat itu pula kita sedang malakukan aktivitas keseharian kita seperti bekerja. Kenyataan yang demikian itu bisa jadi disebabkan oleh tidak terbiasanya kita dalam melaksanakan ibadah tepat waktu, dan juga melakukan kebiasaan-kebiasaan yang baik tentunya.

Hal mendasar yang bisa digarisbawahi adalah perilaku kita itu terbentuk oleh pembiasaan yang kita lakukan sehari-hari. Seseorang yang biasa menunda-nunda sesuatu maka akan berdampak kepada perbuatan dan tindakan orang tersebut nantinya, dan dia akan menjadi orang yang malas, karena kita tidak membiasakan diri untuk segera melakukan dan membiasakan hal-hal tersebut dalam kehidupan kita.

Maka dari itu, perlu kiranya bagi kita dalam mengembangkan dan menggali potensi diri kita dengan melakukan kebiasaan-kebiasaan yang baik yang bisa mendukung kita dalam menjadi insan yang paripurna, yakni dengan memulainya dari diri sendiri dan memulainya saat ini juga, karena tidak ada kata terlambat untuk berbuat dan memulainya.

Aristoteles sebagai filosof dari Yunani pernah berkata “kita adalah apa yang kita lakukan berulang-ulang, keunggulan kita bukanlah terletak pada tindakan kita, melainkan pada kebiasaan kita.”

Pentingnya Penanaman Kebiasaan
Rate this post

Tanggal : Pentingnya Penanaman Kebiasaan

Mohammad Amar ShodiqDipublikasikan dan ditulis oleh Mohammad Amar Shodiq
Tentang Mohammad Amar Shodiq

Usia saya sekarang 24 tahun riwayat pendidikan alhamdulillah lulus tahun 2013 dari UiN sunan Kali jaga Yogyakarta fakultas tarbiah jurusan Pendidikan Bahasa Arab, status masih single alias belum menikah

Categorised in: