Website DEDEYAHYA.web.id

Move On

(579 Views) | Mohammad Amar Shodiq

dWipena.com – Setiap orang pasti pernah merasakan apa yang dinamakan kekecewaan di dalam kehidupannya, baik itu laki-laki maupun perempuan. Kekecewaan sendiri muncul akibat berbagai macam hal yang menimpa seseorang, yang salah satunya adalah karena cinta. Cinta terkadang menjadi sumber kebahagiaan sekaligus sumber kesedihan bagi seseorang. Pada saat seseorang mendapatkan cinta itu, maka saat itu juga kebahagiaan akan dirasakan oleh orang tersebut, tapi disaat cinta itu hilang, maka saat itu pula cinta akan berubah menjadi sebuah kesedihan dan kekecewaan.

Kaitannya dengan hal itu, saat ini di kalangan masyarakat dikenal dengan istilah kata move on, kata ini biasanya dikaitkan dengan keadaan seseorang yang mengalami kegagalan di dalam perjalanan cintanya. Sering kali kita mendengar ketika ada kejadian yang demikian, maka orang lain yang mengetahui dan peduli akan mengatakan “tidak usah berlarut-larut dalam kesedihan, move on dong, percayalah Allah akan memberikan pengganti yang lebih baik untuk kita”.

Sebagaimana dilansir oleh kompasiana.com kata move on ini bersifat general, maksudnya kata ini tidak selalu diidentikkan atau dikaitkan dengan masalah percintaan saja, melainkan tergantung kepada yang mengartikannya. Semisal ketika seseorang remaja melakukan kesalahan dalam perilakunya, kemudian ia dimarahi oleh orang tuanya, maka sebagai seorang sahabat bisa memberikan dorongan penyemangat dengan mengatakan “tenang saja bro, kamu kan tidak sengaja melakukan kesalahan tersebut, ayo move on lagi, orang tua kamu juga mungkin sedang khilaf sehingga mereka langsung memarahi kamu”.

Namun demikian, perlu juga kita sadari bahwa setiap tahun maupun setiap periode tertentu, akan selalu ditemukan adanya kata-kata yang berkembang di masyarakat sebagaimana kata move on tadi. Pasalnya, di indonesia sendiri sebagai bangsa yang mempunyai banyak bahasa, kerap kali menerima berbagai unsur bahasa lain, terutama dari bahasa asing yang mempengaruhi perkembangan bahasa yang ada.

Bahasa-bahasa yang dijelaskan di atas, biasanya diperkenalkan pertama kali oleh media, baik itu elektronik maupun media cetak, dan tidak jarang pula seperti artis menggunakan kata-kata tersebut, yang kemudian ditiru oleh orang-orang yang melihatnya dari iklan, film, infotaiment dan sebagainya. Tidak ada salahnya memang ketika kita menirukan dengan mengatakan kata move on ini, jika didasarkan kepada tujuan yang baik, kecuali memang kata tersebut digunakan untuk hal-hal yang tidak baik, maka itu yang tidak boleh untuk dilakukan.

Move On
Rate this post

Tanggal : Move On

Mohammad Amar Shodiq Dipublikasikan dan ditulis oleh Mohammad Amar Shodiq
Tentang Mohammad Amar Shodiq

Usia saya sekarang 24 tahun riwayat pendidikan alhamdulillah lulus tahun 2013 dari UiN sunan Kali jaga Yogyakarta fakultas tarbiah jurusan Pendidikan Bahasa Arab, status masih single alias belum menikah

Categorised in: