Investasi Bisnis OnlineDEDEYAHYA.web.id

Membaca Buku Pelajaran Novel dan Komik

(975 Views) | Mohammad Amar Shodiq

Mungkin pernah sesekali kita berfikir dan bertanya-tanya bahwa ketika kita membaca buku pelajaran dan buku-buku Novel maupun membaca komik sering kali menimbulkan perbedaan kesan yang ditimbulkan ketika membacanya. Salah satu perbedaan yang kita rasakan adalah dalam hal lamanya waktu yang digunakan untuk membaca buku, novel maupun komik. Membaca buku bagi seseorang yang belum terbiasa merupakan hal yang sangat sulit untuk dilakukan, akan tetapi membaca novel maupun komik yang kita sukai meski dibaca berulang-ulang dan kadang memakan waktu yang lama pun tidak menjadi kendala sama sekali bagi kita.

Alur cerita yang disuguhkan di dalam novel biasanya membuat kita terkesima dan penasaran, sehingga tidak heran jika terkadang kita rela berlama-lama meluangkan waktu untuk membacanya. Begitu pula sama halnya dengan komik, selain menampilkan cerita yang dibarengi dengan gambar, apalagi gambarnya berwarna juga sama-sama membuat kita sering terlena untuk menghabiskan waktu membacanya. Keduanya menyajikan suatu kisah tentang sesuatu hal, dan juga didapati di dalamnya unsur-unsur humoris, percintaan, persahabatan, kisah kehidupan dan lain sebagainya, sehingga menimbulkan kesan berupa rasa penasaran dan daya tarik tersendiri yang menggerakan hati kita untuk membacanya.

Adanya fenomena yang demikian, tentu membuat kita prihatin terutama sebagai orang tua dan orang yang peduli akan kemajuan bangsa ini, karena nantinya ditakutkan akan berdampak buruk kepada para generasi muda terutama anak-anak kita yang lebih memilih membaca buku-buku fiksi seperti novel dan komik yang dirasa lebih menarik bagi mereka. Buku-buku yang kita baca tanpa disadari baik secara langsung meupun tidak langsung akan mempengaruhi pola pikir dan kepribadian seseorang, karena segala sesuatu yang ia baca dan pelajari itu memiliki konsekuensi yang ditimbulkan setelah membacanya.

Membaca memang baik, kebiasaan membaca akan menambah pengetahuan dan kemampuan berpikir seseorang. Jika buku pelajaran yang berisikan informasi serta imu pengetahuan yang dibaca seseorang, maka konsekuensi yang ditimbulkannya akan berdampak baik dalam menunjang wawasan dan kecerdasan orang tersebut. Akan tetapi, jika buku-buku fiksi baik itu novel, komik, dan cerita-cerita misteri yang ia baca, tidak sedikit nantinya memberi dampak yang tidak baik juga seperti mengenyampingkan buku-buku pelajarannya serta lebih mengutamakan membaca novel dan komik.

Membaca buku fiksi memang tidak selamanya buruk dan tidak bermanfaat sama sekali, ada beberapa hal positif yang ditimbulkan ketika membacanya diantaranya adalah dapat mencegah depresi serta mengurangi stres, karena buku fiksi seperti novel dan komik memiliki sifat menghibur yang di dalamnya memuat adanya cerita yang berkesan humoris. Kemudian manfaat lainnya adalah melatih emosi, tidak jarang buku novel dan komik membawa kita kepada suasana hati yang sedih, kesal dan senang dengan ceita yang disajika di dalamnya, dengan demikian kita bisa mengontrol dan mengolah emosi kita menjadi lebih baik.

Namun demikian, fenomena yang terjadi dan kondisi yang demikian tidak harus setra merta menjadikan seseorang lupa akan tugas dan tanggung jawabnya, seperti belajar dengan banyak membaca buku-buku pelajaran dalam menambah dan mengembangkan wawasan keilmuannya. Membaca novel dan komik juga diperbolehkan dan itu sah-sah saja sepanjang tidak menimbulkan dampak yang tidak baik seperti mengurangi nilai-nilai baik dari kepribadian seseorang, menjadikannya lupa akan tugas dan kewajibannya untuk belajar dan lain-lain.

Tidak semua buku pelajaran juga berisikan unsur yang baik saja seringkali di dalamnya ditemukan adanya unsur-unsur kekerasan, pelecehan dan lain-lainnya. Tentunya, hal lain yang tidak kalah penting juga adalah peranan dan pengawasan dari para guru, orang tua dan seluruh lapisan masyarakat terhadap anak-anaknya dalam membaca juga perlu dilakukan, kita perlu mengetahui apa buku yang mereka baca, tidak sekedar mengetahui saja melainkan juga mengetahui isinya apakah layak dan baik ketika buku tersebut dibaca nantinya oleh anak-anak kita, karena anak masih membutuhkan bimbingan dan arahan dari kita sebagai orang dewasa yang peduli pada mereka.

Membaca Buku Pelajaran Novel dan Komik
Rate this post

Tanggal : Membaca Buku Pelajaran Novel dan Komik

Mohammad Amar ShodiqDipublikasikan dan ditulis oleh Mohammad Amar Shodiq
Tentang Mohammad Amar Shodiq

Usia saya sekarang 24 tahun riwayat pendidikan alhamdulillah lulus tahun 2013 dari UiN sunan Kali jaga Yogyakarta fakultas tarbiah jurusan Pendidikan Bahasa Arab, status masih single alias belum menikah

Categorised in: