Investasi Bisnis OnlineDEDEYAHYA.web.id

Memaknai Perbedaan di Dalam Agama

(715 Views) | Mohammad Amar Shodiq

dWipena.com – Di dalam kehidupan yang kita jalani ini, selalu ditemukan apa yang dinamakan perbedaan, perbedaan sendiri merupakan sunatullah yang ada di dunia ini. Perbedaan dapat kita temui melalui berbagai macam hal, seperti manusia yang diciptakan oleh Allah tanpa ada yang sama meski itu kembar siam sekalipun, pasti mereka memiliki adanya perbedaan mendasar yang membedakan antara ke duanya.

Namun demikian, tidak hanya sampai disitu saja, di dalam hasil pemikiran dan penafsiran di dalam agama pun kita selalu menemukan adanya perbedaan. Akan tetapi, yang sering menjadikannya sebuah persoalan adalah manusia kerap kali tidak bisa menerima adanya perbedaan tersebut, konflik selalu saja timbul, salah satunya disebabkan karena tidak adanya kesepahaman antar manusia itu sendiri, terutama di dalam agama. Hal ini yang sering kali membuat kita bertanya-tanya, dimana nilai-nilai ajaran agama yang selama ini diajarkan dan dipelajari, apakah semuanya tidak diaplikasikan sama sekali di dalam kehidupan ini, padahal agama sangat menghargai dan menganjurkan adanya toleransi dan kerukunan satu sama lain, baik itu antar intern umat beragama, dan antar umat beragama.

Perbedaan seharusnya diibaratkan seperti halnya pelangi, mengapa demikian, karena pelangi selalu terlihat indah di mata kita. Keindahan pelangi itu dikarenakan adanya perpaduan dari setiap warna, baik itu merah, kuning, hijau dan seterusnya. Pernahkah kita berpikir bahwa apakah ketika pelangi yang muncul di atas langit hanya memiliki satu warna saja, bukankah itu akan terlihat membosankan dan tidak memiliki nilai keindahan sama sekali bagi yang melihatnya.

Keadaan demikian juga berlaku sama seperti halnya perbedaan yang ada di sekeliling kita, perbedaan tidak harus menimbulkan ketegangan dan konflik antar sesama, melainkan adanya perbedaan itu seharusnya saling bergandengan dan beriringan seperti halnya pelangi. Di Indonesia sendiri masyarakat sering kali dihadapkan kepada kebingungan dalam hal menyikapi bperbedaan ini, terutama ketika penentuan hari raya.

Sebagai umat Islam, kita tentunya harus lebih bijak dalam menyikapi adanya perbedaan, dengan menyadari bahwa perbedaan itu akan selalu ditemukan dalam kehidupan, baik itu di dalam keluarga, masyarakat dan agama. Dalam hal ini, toleransi sangatlah diperlukan oleh kita dengan menghargai satu sama lain, sepanjang itu tidak saling mengejek, menjatuhkan dan menganggap bahwa apa yang dilakukannya tersebut adalah yang paling benar.

Selain itu, adanya perbedaan pandangan di dalam agama, seperti penentuan hari raya yang dijelaskan di atas tadi juga menunjukkan akan keluasan khazanah keilmuan yang ada di dalam Islam sendiri. Penyikapan kita terhadap adanya perbedaan tersebut juga menunjukkan akan kedewasaan serta kematangan pikiran setiap orang yang menanggapinya, artinya dengan kita menyadari bahwa perbedaan itu akan selalu ditemukan, dan dengan begitu, kemudian membuat kita bersikap toleran serta berlapang dada menerimanya, maka secara tidak disadari sikap kita tersebut telah mencerminkan kedewasaan baik itu dari segi mental, maupun ilmu dari para pemeluk agama Islam itu sendiri.

Memaknai Perbedaan di Dalam Agama
Rate this post

Tanggal : Memaknai Perbedaan di Dalam Agama

Mohammad Amar ShodiqDipublikasikan dan ditulis oleh Mohammad Amar Shodiq
Tentang Mohammad Amar Shodiq

Usia saya sekarang 24 tahun riwayat pendidikan alhamdulillah lulus tahun 2013 dari UiN sunan Kali jaga Yogyakarta fakultas tarbiah jurusan Pendidikan Bahasa Arab, status masih single alias belum menikah

Categorised in: