Investasi Bisnis OnlineDEDEYAHYA.web.id

Makna Hakiki Kemerdekaan

(642 Views) | Mohammad Amar Shodiq

Berbicara mengenai kemerdekaan, pada hari ini seluruh rakyat Indonesia meryakan kemerdekaan yang ke 70. Kemerdekaan Indonesia bukanlah hadiah yang diberikan secara gratis oleh belanda, bahkan negara yang sampai saat ini tidak mengakui kemerdekaan Indonesia adalah Belanda itu sendiri. Kemerdekaan ini merupakan keringat, darah, air mata dan nyawa dari orang-orang terdahulu kita yang memperjuangkan kemerdekaan untuk negara ini, yang kadang mereka tidak sempat untuk menikmati kemerdekaan ini.

Jika kita sekarang bisa minum air kelapa, itu karena orang-orang tua kita telah menanamnya setelah sekian lama, bahkan mereka tidak sempat menikmati apa yang mereka tanam. hal ini berlaku sama halnya dengan kemerdekaan, dimana para orang tua kita telah melakukan berbagai carauntuk mewujudkan kemerdekaan yang kita rasakan ini, untuk kita mereka rela mengucurkan keringat, untuk kita mereka mereka mengucurkan darah, bahkan rela mempertaruhkan nyawanya sampai kita bisa merasakan udara kemerdekaan ini. Dengan demikian, sudikah kiranya kita mengkotori darah suci dan perjuangan mereka dengan perbuatan tercela di atas negeri tercinta ini. Perjuangan merebut kemerdekaan tidaklah gampang, tapi mengisi dan mempertahankannya juga bukan merupakan perkara yang mudah.

Sebagai negara jajahan, dulu orang-orang tua kita hanya menggunakan bambu runcing dalam melawan belanda yang memiliki senjata lebih canggih, akan tetapi kenyataan membuktikan bahwa meski hanya dengan bambu runcing para orang tua kita berhasil merebut kemedekaan, itu sebabnya para pendiri negara kita dengan jujur mencantumkan dalam muqaddimah UUD 1945 mengakui bahwa Allah memiliki andil dan campur tangan dalam proses kemerdekaan. Kemerdekaan seharusnya menjadikannya sebagai jembatan emas untuk mengantarkan rakyat indonesia kepada kehidupan yang lebih sejahtera.

Indonesia merupakan negara besar yang kaya akan sumber daya alamnya, hal ini yang membuat para penjajah hendak menguasai Indonesia yang salah satunya adalah mengambil rempah-rempah yang ada di tanah Nusantara ini. Kemerdekaan merupakan perjuangan bersama, karenanya kemerdekaan juga harus bisa dinikmati secara bersama-sama. Kepekaan kiranya perlu ditumbuhkan oleh setiap orang agar kesejahteraan yang dijanjikan dari kemerdekaan bisa terwujudkan.

Salah satu faktor yang menghambat munculnya kesejahteraan itu sendiri adalah karena sebagian anak-anak bangsa lebih menjadi penikmat kemerdekaan bukannya pengisi kemerdekaan. Kita telah dimanjakan oleh keadaan yang membuat merana, sehingga lupa akan perjuangan para orang tua dan pendahulu kita.

Lantas kemudian, kepekaan yang seperti apa yang diharapkan, kepekaan yang diharapkan adalah adanya saling membantu dari orang yang sudah merasakan kesejahteraan di dalam kehidupannya, seperti kepekaan dari orang yang kaya yang mau berbagi untuk kepentingan bersama dalam membantu orang yang miskin, yang nantinya dengan kepekaan untuk berbagi bisa melahirkan adanya suatu kepedulian dan dari kepedulian akan membangun adanya kebersamaan.

Lebih dari itu semua, dengan penuh perasaan dan pengharapan besar yang dipikul oleh bangsa kita saat ini, seharusnya tidak membuat bangsa ini lupa akan nikmat kemerdekaan dan menjadikannya ingkar terhadap nikmat itu, sehingga nikmat tersebut berubah manjadi bencana bagi bangsa kita. Penjelasan sederhana ini terinspirasi dari apa yang disampaikan oleh pendahulu kita yang mencurahkan seluruh hidupnya dalam mengajar dan membimbing bangsa ini ke jalan kebaikan, yakni KH. Zainudin MZ.

Makna Hakiki Kemerdekaan
Rate this post

Tanggal : Makna Hakiki Kemerdekaan

Mohammad Amar ShodiqDipublikasikan dan ditulis oleh Mohammad Amar Shodiq
Tentang Mohammad Amar Shodiq

Usia saya sekarang 24 tahun riwayat pendidikan alhamdulillah lulus tahun 2013 dari UiN sunan Kali jaga Yogyakarta fakultas tarbiah jurusan Pendidikan Bahasa Arab, status masih single alias belum menikah

Categorised in: