Investasi Bisnis OnlineDEDEYAHYA.web.id

Letak Kebahagiaan

(600 Views) | Mohammad Amar Shodiq

Pernahkah kita berpikir bahwa, ketika kita mempunyai kendaraan yang mewah dan bagus, kemudian mempunyai rumah yang megah dan besar, ditunjang dengan adanya harta kekayaan yang melimpah dan memiliki pasangan hidup yang cantik dan tampan. Apakah kemudian menjadikan kita merasa bahwa itukah yang kita harapkan di dalam kehidupan ini, apakah dengan memiliki itu semua dapat memberikan kebahagiaan kepada kita.

Padahal lebih dari 700 juta orang yang saat ini di nilai PBB berada dalam kondisi kelaparan, dan masih banyaknya anak-anak dan orang tua yang berkeliaran dikota-kota besar yang tidak memiliki tempat tinggal untuk bernaung, mereka tidak sempat mencicipi makanan yang enak, bahkan untuk mempertahankan kehidupannya pun mereka harus rela terpapar sinar matahari dan terguyur oleh air hujan, untuk mengais rejeki dan mencari sesuap nasi dengan meminta-minta, sampai-sampai tidur pun rela di kolong jembatan, di gerobak sampah beratapkan langit dan beralaskan tanah.

Tentunya hal yang demikian, seharusnya membuat kita lebih bisa mensyukuri nikmat yang telah Allah anugerahkan berupa apa yang kita miliki saat ini, karena masih banyak dari selain kita yang memerlukan adanya pertolongan, yang tidak mempunyai apa yang kita miliki saat ini tersebut. Apakah kita merasa bahagia dan berbangga diri dengan keadaan yang kita miliki, padahal di sekeliling kita masih banyak orang yang membutuhkan pertolongan dan dukungan moral maupun materil.

Bagi sebagian orang yang memiliki kepedulian sosial yang tinggi, mereka menyadari bahwa letak kebahagiaan itu bukanlah atas kepemilikan kita akan segala sesuatu, baik itu kendaraan yang mewah, rumah yang megah dan pasangan yang cantik dan tampan. Mereka senantiasa menyadari bahwa kepedulian mereka sangatlah diharapkan dan dibutuhkan oleh orang lain yang memang memerlukan bantuan.

Mereka juga menyadari bahwa kehidupannya telah diberi begitu banyak anugerah dan kelebihan oleh Allah, dan membuat tergerak hatinya untuk membagikan anugerah itu kepada orang lain, sehingga kebahagiaan sejati akan terwujudkan dengan berbagi kebahagiaan yang tidak hanya dirasakan oleh dirinya sendiri, akan tetapi lebih dari itu bisa membagikan kebahagiaan yang dimilikinya itu kepada orang lain. Kesadaran akan kepedulian tersebut, menjelaskan bahwa kita hidup di dunia itu tidak sendiri, dan salah satu hakikat manusia yang tidak bisa dipungkiri adalah, bahwa kita juga merupakan mahluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri dan membutuhkan adanya bantuan orang lain.

Dengan demikian, dapat ditarik sebuah benang merah bahwasannya, kebahagiaan itu bukanlah ditentukan oleh kepemilikan kita akan sesuatu, apalagi itu berkaitan dengan benda. Untuk apa artinya harta, tahta, serta pasangan yang cantik dan tampan, jika itu semua hanya memberikan beban dan tidak memberi ketenangan di dalam kehidupan ini. Oleh karena itu, kita juga mesti menyadari bahwa letak kebahagiaan itu bukanlah ditentukan akan kepemilikan kita terhadap segala sesuatu benda, melainkan kebahagiaan itu terletak di hati setiap manusia itu sendiri.

Letak Kebahagiaan
Rate this post

Tanggal : Letak Kebahagiaan

Mohammad Amar ShodiqDipublikasikan dan ditulis oleh Mohammad Amar Shodiq
Tentang Mohammad Amar Shodiq

Usia saya sekarang 24 tahun riwayat pendidikan alhamdulillah lulus tahun 2013 dari UiN sunan Kali jaga Yogyakarta fakultas tarbiah jurusan Pendidikan Bahasa Arab, status masih single alias belum menikah

Categorised in: