Website DEDEYAHYA.web.id

Krisis Kepercayaan

(728 Views) | Mohammad Amar Shodiq

dWipena.com – Sebagai negara yang berasaskan pancasila yang menjunjung tinggi nilai-nilai luhur, sedang mengalami kenyataan dimana para pemimpin tidak lagi menjadi sosok teladan bagi masyarakatnya sendiri, hal ini ditenggarai adanya suatu masalah yang melanda bangsa ini yakni adanya krisis kepercayaan. Nilai-nilai kejujuran yang dijunjung tinggi bangsa ini seakan-akan sudah menjadi barang yang langka. Padahal kejujuran merupaka modal utama kepercayaan orang lain kepada kita.

Menjaga nilai-nilai kejujuran memang berat, apalagi di zaman sekarang ini yang mana kebenaran bisa dibeli dengan uang, sehingga kebenaran yang di dalamnya terdapat nilai-nilai kejujuran tidak ada harganya lagi. Sebagai contoh tidak sedikit orang yang rela menanggalkan nilai-nilai kebenaran dan kejujuran hanya untuk memenuhi keinginan di dalam kehidupannya, seorang pedagang rela mengurangi timbangannya, para pemimpin sering kali berkampanye sebelum ia terpilih dengan menjanjikan berbagai hal kepada masyarakat, yang kemudian tidak jarang semua ucapan dan janji-janji yang ia lontarkan setelah ia menjabat dilupakan begitu saja.

Masih banyak lagi contoh-contoh lain yang membuat keprihatinan, mengelus dada dan menjadikan hilangnya kepercayaan orang lain kepada kita. Kepercayaan seseorang biasanya timbul melalui adanya kejujuran satu sama lain, sikap saling terbuka dan bisa menjaga amanah. Krisis kepercayaan timbul disaat seseorang sudah tidak lagi memiliki harapan dan kepercayaan kepada janji dan perilaku seseorang yang semakin memudar. Orang yang dipercayai sesuatu hal, kemudian orang tesebut menyia-nyiakan kepercayaan yang telah ia dapatkan dengan bersikap tidak amanah dalam menjaga kepercayaan itu, dalam arti tidak bisa menjaga kepercayaan yang dititipkan kepadanya, tentu akan sangat mengecewakan bagi orang yang telah mempercayainya itu.

Sikap inilah yang perlu kiranya dijuhkan oleh kita di dalam kehidupan, kepercayaan merupakan sebuah harapan besar menuju kepada kehidupan yang lebih baik, para elit pejabat pemerintahan adalah orang yang dipercayai rakyat dalam mengurusi dan membawa arah negara ini ke jalan yang lebih baik, namun sering kali harapan itu hanyalah sebatas seperti sebuah angan-angan belaka yakni “jauh panggang daripada api” karena kenyataan tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan.

Nilai-nilai moral, baik itu kejujuran, kebaikan, tangung jawab dan integritas yang menjadi landasan nilai-nilai luhur bangsa ini harus ditanamkan sejak dini agar mengakar dan mengkristal di dalam sanubari, sehingga orang tidak lagi berkata “ah itu cuma omong kosong saja, tidak usah kita dengarkan”. Krisis merupakan suatu kelangkaan akan sesuatu, dalam hal ini krisis kepercayaan berarti suatu keadaan dimana orang sudah tidak lagi mempunyai harapan dan kepercayaan kepada orang lain karena sering kali merasa dikecewakan dan dibohongi dengan ucapan akan sesuatu hal yang dijanji-janjikan kepadanya.

Seseorang dikatakan mempunyai integritas yang tinggi apabila tindakan dan perilakunya sesuai dengan nilai, keyakinan dan prinsip yang dipegangnya. Hal inilah yang kiranya diperlukan dalam mengatasi keadaan dimana krisis kepercayaan telah mewabah bangsa ini. Saling percaya adalah sebuah kunci dari harmonisnya sebuah hubungan, komunikasi sangatlah dibutuhkan sebagai jembatan penghubung dalam menjaga kepercayaan satu sama lain. Semisal saat ini banyak masyarakat yang kurang begitu mempercayai pemerintah, pemerintah dinilai kurang begitu memperhatikan keluhan-keluhan rakyatnya. Seharusnya sesuatu seperti itu tidak terjadi kepada kita, disinilah pentingnya komunikasi baik itu dari pihak masyarakat dan pemerintah, pemerintah juga harus mendengarkan aspirasi dan keluhan dari masyarakat, begitu juga sebaliknya masyarakat juga harus mendengarkan anjuran pemerintah, dengan demikian suatu keharmonisan akan senantiasa terwujudkan.

Krisis Kepercayaan
Rate this post

Tanggal : Krisis Kepercayaan

Mohammad Amar Shodiq Dipublikasikan dan ditulis oleh Mohammad Amar Shodiq
Tentang Mohammad Amar Shodiq

Usia saya sekarang 24 tahun riwayat pendidikan alhamdulillah lulus tahun 2013 dari UiN sunan Kali jaga Yogyakarta fakultas tarbiah jurusan Pendidikan Bahasa Arab, status masih single alias belum menikah

Categorised in: