Investasi Bisnis OnlineDEDEYAHYA.web.id

Kemacetan Lalu Lintas

(481 Views) | Mohammad Amar Shodiq

dWipena. com – Indonesia merupakan negara kepulauan yang menawarkan berbagai keindahan dan kekayaan alam yang melimpah ruah serta kesejukan dan suasana yang tenang. Akan tetapi, di samping itu juga di pulau-pulau tertentu yang berisikan kota-kota besar seperti kota Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Semarang dan lain-lain memiliki pola kehidupan yang berbeda dengan adanya kemacetan lalu lintas.

Salah satu faktor penyebab terjadinya kemacetan lalu lintas sendiri terjadi karena peningkatan penduduk dan kendaraan bermotor yang begitu pesat, hal ini bisa disaksikan ketika musim liburan tiba, maupun hari-hari raya keagamaan, serta adaya kegiatan konser dan lain-lain jalanan ibu kota dan tempat-tempat rekreasi tidak terlepas dari kemacetan. Kemacetan seakan-akan sudah menjadi rutinitas dan budaya sehari-hari yang tidak dapat terhindarkan, dan permasalahan ini tidak pernah ditemukan titik temu penyelesaiannya.

Nampaknya dambaan semua orang akan terwujudnya pelayanan lalu lintas yang aman, nyaman, tertib serta menunjang keselamatan masih jauh dari harapan. Pemerintah sebenarnya tidak tinggal diam di dalam mencari solusi atas akar permasalahan tersebut, berbagai upaya pun telah dilakukan pemerintah untuk menanggulanginya, akan tetapi lagi-lagi itu tidak terlalu mampu menyelesaikan permasalahan kemacetan yang terjadi.

Dewasa ini, peningkatan kendaraan bermotor bukan hanya terjadi dikota-kota besar saja, melainkan di desa-desa pun sudah mengalami hal yang sama. Ketersedian jalan tidak sebanding dengan jumlah kendaraan yang semakin meningkat, pelayanan angkutan umum seperti angkot, busway, dan lain-lain yang tersedia juga masih belum sepenuhnya bisa memberikan solusi karena masih ditemukan berbagai permasalahan seperti kurangnya kenyamanan fasilitas dan keselamatan juga masih harus menjadi perhatian, karena hal ini juga membuat orang berfikir dua kali untuk menggunakan angkot dan membuat orang cenderung lebih memilih membeli kendaraan pribadi sendiri yang dinilai lebih memberikan kenyamanan dan keamanan.

Kemudian perbedaan yang mencolok lainnya bisa kita saksikan dari realitas kehidupan saat ini, bahwa bagi orang-orang terdahulu sepeda motor merupakan barang langka dan mewah yang hanya dimiliki oleh orang-orang tertentu dari kalangan menengah ke atas saja, dan mobil hanya dimiliki oleh kalangan atas saja. Akan tetapi, saat ini kendaraan baik itu motor dan mobil tidak hanya bisa dimiliki oleh kalangan atas saja melainkan kalangan menengah ke bawah juga telah memilikinya.

Kemacetan lalu lintas juga bisa berdampak kepada berbagai hal, mulai dari polusi udara, psikologis, kesehatan, waktu yang banyak terbuang, dan perekonomian. Hal ini tentu kiranya menjadi kekhawatiran bagi kita, apalagi di kota-kota besar yang akan kesulitan dalam mencari udara yang bersih dikarenakan polusi udara telah mencemari lingkungan sekeliling kita, padahal udara yang bersih dangatlah kita butuhkan untuk menunjang terciptanya kehidupan yang sehat.

Dalam memperbaiki keadaan yang tercermin di atas berkaitan dengan bgaimana menanggulangi kemacetan lalu lintas memang bukanlah persoalan yang mudah. Sebaik apapun program dan cara yang dilakukan dalam menyelesaikan permasalahan kemacetan, tidak akan berjalan dengan baik tanpa adanya komitmen untuk berubah ke arah yang lebih baik dari berbagai pihak. Kerjasama dan komitmen yang menghendaki adanya perubahan ke arah yang lebih baik dari berbagai pihak, baik itu pemerintah maupun masyarakat sangatlah dibutuhkan keberadaannya agar program yang telah ada dapat terlaksana.

 

 

Kemacetan Lalu Lintas
Rate this post

Tanggal : Kemacetan Lalu Lintas

Saran Pencarian Pengunjung :

    kemacetan lalu lintas bahasa arab
Mohammad Amar ShodiqDipublikasikan dan ditulis oleh Mohammad Amar Shodiq
Tentang Mohammad Amar Shodiq

Usia saya sekarang 24 tahun riwayat pendidikan alhamdulillah lulus tahun 2013 dari UiN sunan Kali jaga Yogyakarta fakultas tarbiah jurusan Pendidikan Bahasa Arab, status masih single alias belum menikah

Categorised in: