Investasi Bisnis OnlineDEDEYAHYA.web.id

Kecerdasan Atau Budi Pekerti Dalam Pendidikan

(492 Views) | Mohammad Amar Shodiq

Pendidikan merupakan sesuatu yang sangat penting di dalam kehidupan, karena melalui pendidikanlah manusia mendapatkan ilmu pengetahuan dan keterampilan tentang bagaimana menjalani kehidupan di dunia maupun di akhirat, tergantung jenis ilmu yang dipelajarinya, apakah itu ilmu umum ataukah ilmu agama.

Sudah merupakan kewajiban bagi lembaga yang menyelenggarakan pendidikan dan para pendidik untuk mendidik anak agar dapat berfikir kritis, logis dan kreatif. Dengan demikian, anak didik tidak hanya bersikap pasif dengan menerima apa yang disampaikan oleh gurunya saja, melainkan anak didik diberikan kesempatan untuk berikir dan melakukan penyelidikannya sendiri. Selain itu, perlu disadari bahwa pendidikan juga tidak hanya dijadikan sebagai proses transfer of knowledge dari guru kepada murid, lebih dari itu pendidikan juga merupakan usaha memeberikan tuntunan berupa pendidikan budi pekerti atau akhlak, sehingga anak didik bisa membedakan mana perilaku yang baik dan mana perilaku yang buruk, serta perbuatan tercela dan terpuji.

Hal demikian ini sering kali dilupakan, baik itu oleh para pendidik sendiri, maupun para orang tua sebagai orang yang mempercayakan anak-anaknya ke lembaga pendidikan tertentu. Orang tua kerap kali merasa bahwa kecerdasan anaknya adalah yang utama, sehingga mereka rela mencarikan sekolah bonafid yang berstandar internasional, yang dapat menjamin kesuksesan anak-anak mereka, tanpa menghiraukan hasilnya nanti apakah anaknya bisa berperilaku baik kepada gurunya, kepada orang tuanya sendiri, kepada teman-temannya, dan kepada lingkungan dimana ia hidup.

Di sisi lain, seorang pendidik juga kerap kali melupakan hal yang fundamental ini, terkadang seorang pendidik sebatas hanya menggugurkan kewajibannya untuk mengajar, ketika murid melakukan kesalahan dan susah untuk diatur kemudian pendidik tersebut cepat tersinggung dan marah-marah, sehingga membuat kesan yang menakutkan bagi para anak didiknya. Dengan demikian, bukan kewibawaan nantinya yang pendidik tersebut miliki dalam mengajar, sehingga membuat anak didik mengikuti apa yang diperintahkan gurunya itu, melainkan karena ketakutan anak didik itu sendiri, ditambah pelajaran yang diajarkan juga terkesan sebagai pelajaran yang sulit dan menjadi momok menakutkan di kalangan siswa seperti matematika, bahasa arab dan lain-lain.

Hal ini tentunya sangatlah disayangkan, karena pendidikan yang diharapkan bukanlah seperti itu. Perlu diingat bahwa setiap permasalahan yang diajarkan disekolah belum tentu bisa memecahkan setiap persoalan yang terjadi di masyarakat nantinya. Kecerdasan mungkin akan menjamin mulusnya pendidikan seorang anak didik, akan tetapi bila tidak dibarengi dengan tuntunan dan arahan akan budi pekertinya yang baik, maka semua itu hanya akan melahirkan orang-orang yang pintar tapi jauh dari kebenaran. Sebagai contoh bisa kita saksikan begitu banyak para elit politik dan pemangku pemerintahan yang memiliki kecerdasan, akan tetapi mereka jauh dari nilai-nilai kebenaran dikarenakan korupsi.

Semoga kiranya penjelasan sederhana ini menjadi bahan renungan buat kita bahwa pendidikan tidak hanya menjadikan seseorang mengetahui begitu banyak hal yang menjadikannya pintar, lebih dari itu semua landasan awal yang perlu dibangun agar kokoh adalah tentang akhlaknya.

Kecerdasan Atau Budi Pekerti Dalam Pendidikan
Rate this post

Tanggal : Kecerdasan Atau Budi Pekerti Dalam Pendidikan

Mohammad Amar ShodiqDipublikasikan dan ditulis oleh Mohammad Amar Shodiq
Tentang Mohammad Amar Shodiq

Usia saya sekarang 24 tahun riwayat pendidikan alhamdulillah lulus tahun 2013 dari UiN sunan Kali jaga Yogyakarta fakultas tarbiah jurusan Pendidikan Bahasa Arab, status masih single alias belum menikah

Categorised in: