Investasi Bisnis OnlineDEDEYAHYA.web.id

Ikhlas, Fokus, Total Sebagai Kunci Dalam Belajar

(621 Views) | Mohammad Amar Shodiq

Kegiatan pembelajaran tidak bisa terlepas dari adanya permasalahan di dalam pelaksanaannya, salah satu permasalaan yang sering kita rasakan diantaranya adalah berkaitan dengan kurangya keseriusan kita dalam belajar. Dalam belajar, kita memerlukan adanya sikap yang ikhlas, fokus dan total yang harus kita miliki dan tanamkan. Artinya adalah, ketiga sikap yang ditawarkan itu merupakan kunci pokok untuk menunjang keberhasilan sesorang dalam pembelajarannya.

Kunci adalah alat yang kita gunakan untuk membuka sesuatu, ketiga kunci yang ditawarkan di atas merupakan kunci yang harus dimiliki oleh setiap orang, agar belajarnya membuahkan hasil yang memuaskan. Sikap ikhlas secara sederhana dapat dikatakan merupakan segala sesuatu yang telah kita lakukan, yang kemudian kita tidak pernah merasa terbebani dan merasa tidak menerima dengan terus memikirkannya dalam kehidupan kita akan apa yang telah dilakukan itu. Ikhlas dijadikan landasan awal setelah adanya sikap fokus dan total tidaklah serta merta tanpa adanya alasan yang jelas, lebih daripada itu, dengan adanya sikapi ikhlas ini dalam diri kita nantinya akan menunjang hal-hal yang lainnya dalam mencapai keberhasilan kita.

Sikap ikhlas tidak bisa kita paksakan keberadaannya, ia senantiasa tumbuh dari hati yang bersih dari berbagai prasangka, dan menuju tahapan kesana memang tidak semudah membalikan telapak tangan begitu saja, sebab bilamana kita memaksakan diri untuk melakukan dan menerima sesuatu yang kita tidak rela terhadap sesuatu tersebut, itu dinamakan keterpaksaan, karena ikhlas tidak seperti itu. Keihlasan merupakan proses menuju tahapan yang benar-benar murni akan apa yang kita lakukan itu semata-mata adalah untuk mendapatkan keridhoan Allah.

Selain itu, kunci kedua yang ditawarkan selanjutnya adalah berkaitan dengan sikap fokus, fokus merupakan sikap dimana seseorang memikirkan sesuatu pada satu titik saja, kurangnya sikap fokus kita yang membuat pikiran kita bercabang dan tidak bisa memfokuskan diri kepada apa yang sedang kita pelajari dalam belajar, karena seringkali kita membawa permasalahan-permasalahan di luar diri kita dalam belajar, berkaitan dengan sikap ikhlas yang pertama tadi, penyebab mendasar kita tidak bisa fokus adalah karena tidak memiliki sikap ikhlas yang membuat kita terkadang terpikirkan hal-hal lain yang mengganggu kita.

Kemudian kunci ketiga setelah sikap ikhlas dan fokus adalah sikap total yang harus kita tumbuhkan, belajar memerlukan sikap total dari diri kita dalam menjalaninya, kita tidak bisa setengah-setengah dalam niat belajar. Sebagai contoh kita mau berangkat sekolah, sementara itu teman di luar sekolah kita datang mengajak kita untuk bermain, dan kita dihadapkan pada keraguan dalam memilih untuk belajar atau ikut bermain bersama teman kita. Sementara kita memilih belajar disekolah secara langsung maupun tidak kejadian tersebut memberikan pengaruh yang membuat kita tidak total karena menyesal pergi belajar dan tidak ikut bermain bersama teman-teman kita.

Semua manusia tentu mendambakan keberhasilan di dalam hidupnya, dan keberhasilan tidak bisa kita dapatkan tanpa adanya usaha dan pengorbanan. Di samping itu pula kita memerlukan adanya sikap yang bisa mendukung serta menunjang usaha dan pengorbanan kita tersebut, dan ketiga sikap ini tidak hanya perlu kita terapkan di dalam pembelajaran saja, melainkan kesemuanya sangatlah kita butuhkan di dalam kehidupan.

Ikhlas, Fokus, Total Sebagai Kunci Dalam Belajar
Rate this post

Tanggal : Ikhlas, Fokus, Total Sebagai Kunci Dalam Belajar

Mohammad Amar ShodiqDipublikasikan dan ditulis oleh Mohammad Amar Shodiq
Tentang Mohammad Amar Shodiq

Usia saya sekarang 24 tahun riwayat pendidikan alhamdulillah lulus tahun 2013 dari UiN sunan Kali jaga Yogyakarta fakultas tarbiah jurusan Pendidikan Bahasa Arab, status masih single alias belum menikah

Categorised in: