Investasi Bisnis OnlineDEDEYAHYA.web.id

Hidup Adalah Giliran

(539 Views) | Mohammad Amar Shodiq

Manusia tidak bisa terlepas dari adanya waktu yang menggiringnya ke peradaban, kematian, dan kepastiannya di dunia ini, dan ia tidak akan pernah berhenti walau hanya sebentar. Di dalam kehidupannya manusia mendapati apa yang dinamai dengan adanya giliran, artinya ada saatnya ketika seseorang terlahir ke dunia ia menempati posisi sebagai seorang anak dari kedua orang tuanya yankni ayah dan ibunya, lambat laun kemudian anak itu tumbuh seiring berjalannya waktu menjadi remaja, dewasa sampai kemudian menjadi orang tua.

Kenyataan lainnya yang kehidupan ajarkan kepada kita adalah mungkin pada saat ini kita dihadapkan kepada kesedihan, akan tetapi esok hari kita dihadapkan kepada kebahagiaan. Seorang guru yang mengajarkan suatu bidang ilmu kepada murid-muridnya tentu pernah mengalami menjadi seorang murid, dan murid-murid yang ia ajari nantinya bisa jadi akan menjadi seorang guru yang menggantikan gurunya itu.

Itulah kehidupan, semuanya memiliki giliran yang mana kita tidak bisa terlepas dari adanya giliran itu. Karenanya penting bagi kita untuk mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya, ketika kita telah memutuskan pilihan di dalam hidup yang kita jalani ini akan menjadi apa. Apakah kita akan menjadi orang yang baik dan sukses, atau orang yang tidak baik dan gagal di dalam hidupnya itu, kesemuanya adalah bergantung kepada kita yang memilih dan menjalaninya.

Dari pertama kali manusia dikaruniai kehidupan, ia telah memasuki apa yang dinamakan waktu yang menggiringnya kepada kematian, karena semua yang bernyawa di dunia ini akan mati, kita hanya tinggal menunggu giliran. Karenanya, giliran di dalam kehidupan sendiri merupakan sebuah keniscayaan dan kepastian, ia akan senantiasa datang menghampiri setiap manusia.

Sebgai manusia kita perlu mempersiapkan diri dalam menghadapi segala kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi, yakni berupa adanya giliran yang mendatangi kita, akan menjadi seperti apakah kedepannya bergantung kepada bagaimana kita bisa memanfaatkan waktu yang diberikan Allah kepada kita. Di dalam sebuah permainan seperti sepak bola kita mengenal adanya pemain inti dan pemain pengganti, pemain inti biasanya dimainkan ketika awal-awal pertandingan, dan adanya pemain pengganti dipersiapkan sebagai orang yang akan menggantikan pemain utama yang akan mendapatkan giliran bermain. Tidak jarang sekali ketika pemain utama tidak bisa mewujudkan tujuan dari timnya yakni untuk membuahkan gol di jala tim lawan, akan tetapi malah terkadang tim pengganti yang malah memegang peranan penting dengan mencetak gol-gol yang menjadi tujuan kemenangan tim itu. Dengan begitu, ada kesempatan yang baik baginya untuk menjadi pilihan utama nantinya yang akan dimainkan.

Sifat lupa terkadang juga menjadi persoalan tersendiri baagi kita, seperti halnya ketika kita dikaruniai Allah dengan keadaan sehat, dimana ketika sehat manusia cenderung lupa akan rasa syukurnya kepada Allah atas nikmat sehat yang ia rasakan, kemudian tiba-tiba ketika giliran kita jatuh sakit, barulah kemudian kita ingat kepada Allah dengan banyak-banyak menyebut nama-Nya. Dengan demikian, jika hidup ini adalah giliran, kiranya kita harus selalu senantiasa mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya agar ketika giliran datang menghampiri, kita tidak akan merasa terbebani dan menyesali keadaan seperti apa yang mendatangi itu.

 

Hidup Adalah Giliran
Rate this post

Tanggal : Hidup Adalah Giliran

Mohammad Amar ShodiqDipublikasikan dan ditulis oleh Mohammad Amar Shodiq
Tentang Mohammad Amar Shodiq

Usia saya sekarang 24 tahun riwayat pendidikan alhamdulillah lulus tahun 2013 dari UiN sunan Kali jaga Yogyakarta fakultas tarbiah jurusan Pendidikan Bahasa Arab, status masih single alias belum menikah

Categorised in: