Website DEDEYAHYA.web.id

Cinta Dan Kesetiaan Di Dalam Hidup

(1202 Views) | Mohammad Amar Shodiq

dWipena.com – Telah menjadi sebuh keniscayaan di dalam kehidupan manusia bahwa, selama hidupnya setiap orang pernah mengalami apa yang disebut dengan mencintai, setiap manusia dikaruniai oleh Allah dengan perasaan cinta antara laki-laki kepada perempuan dan begitu juga sebaliknya dari perempuan kepada laki-laki. Rasa suka itu biasanya datang menghinggapi hati manusia dengan sendirinya tanpa adanya undangan terlebih dahulu. Dihiasinya rasa cinta ini di dalam kehidupan manusia yang dengan adanya rasa cinta itu kemudian terlahirlah sebuah jalinan dan berkembanglah berbagai macam persoalan.

Di dalam kehidupan sehari-hari sering kita saksikan bahwa cinta bisa memberikan dorongan yang baik, dan cinta inipun bisa memberikan dorongan yng tidak baik, karenanya jika cinta ini adalah setetes embun yang jatuh di bumi yang subur, maka akan tumbuhlah bunga yang semerbak mewangi serta memberikan keindahan, akan tetapi jika cinta itu tumbuh di hati yang gersang maka cinta itu akan mengalami kesulitan untuk tumbuh dan memberikan keindahan.

Hari-hari dimana terjadi pertemuan yang telah menyatukan dua persaan antara laki-laki dan perempuan yang kemudian darinya terjalin sebuah janji suci serta adanya ikatan selalu menyajikan dan menjanjikan adanya keindahan, bahkan sehari tidak bertemu tersa sebulan dan sebulan tidak bertemu terasa setahun lamanya dan seterusnya, bukankan kewajiban akan sealing memberikan pengertian dan pengertian akan melahirkan ketenangan.

Akan tetapi sering kita jumpai di dalam kehidupan ini berupa kenyataan bahwa tidak sedikit dari rasa cinta yang tumbuh dan berkembang di dalam hati manusia yang selamanya menjanjikan adanya keindahan, melainkan dari cinta pula terkadang terlahir adanya air mata, kesedihan, dan kekecewaan, yang membuat kita terpuruk karennya. Hal lain yang perlu menjadi perhatian adalah berkaitan dengan adanya kesetiaan, dimana kesetian merupakan sesuatu yang harus ditumbuhkan dan dijaga keberadaannya hanya kepada satu cinta saja.

Barangkali dengan adanya tayangan televisi yang menyuguhkan berita dari berbagai perjalanan cinta telah memberitahu kita di dalam kenyataan hidup sekarang ini bahwa begitu banyak dari artis-artis khususnya yang menjadi publik figur dan teladan bagi orang-orang yang suka kepadanya, dalam artian suka hanya sebatas dijadikannya contoh di dalam kehidupannya, dengan begitu mudahnya mereka menanggalkan cintanya untuk berpindah-pindah kepada lain hati. Dan tidak jarang juga kita menyaksikan banyaknya kasus perceraian yang seolah-olah kesemuanya itu sudah menjadi hal yang lumrah bagi mereka dan bagi khalayak umum. Dengan melihat kenyataan demikian, tentulah kita bisa menarik suatu kesimpulan bahwasannya kesetiaan terhdap satu hati dan satu cinta sangatlah perlu kita tanamkan dan kita jaga keberadaannya. Hal ini dikarenakan kesetiaan akan senantiasa menumbuhkan kepercayan satu sama lain dari orang yang saling mencintai.

Perlu kiranya kita meniru dan belajar dari perjalanan tali kasih cinta seorang yang dahulu pernah memimpin kita sebagai kepala negara yakni bapak Bj Habibie yang memiliki kesetian kepada Ainun sebagai istrinya. Dari perjalanan kisah cinta beliau yang diangkat ke dalam layar lebar pun kita mengetahui bahwa Habibie sangat begitu kehilangan orang yang paling ia cintai dan sayangi di dalam kehidupannya. Kesetiaan beliau tidaklah perlu kita ragukan, bahkan ketika Habibie ditanya tentang poligami, inilah jawaban yang beliau katakan “saya tidak bisa, dan juga tidak mampu membagi perasaan cinta saya kepada orang lain sebagaimana yang saya berikan kepada Ainun. Walaupun Ainun, percisnya telah meninggalkan saya selama 5 tahun 2 bulan dan 11 hari yang lalu, ia tidak meninggal. Ia pindah ke dalam dimensi lain, dan saya tidak pernah satu detik pun dan hembusan nafas pun merasa di mana Ainun tidak bersama saya.”

 

Cinta Dan Kesetiaan Di Dalam Hidup
Rate this post

Tanggal : Cinta Dan Kesetiaan Di Dalam Hidup

Mohammad Amar Shodiq Dipublikasikan dan ditulis oleh Mohammad Amar Shodiq
Tentang Mohammad Amar Shodiq

Usia saya sekarang 24 tahun riwayat pendidikan alhamdulillah lulus tahun 2013 dari UiN sunan Kali jaga Yogyakarta fakultas tarbiah jurusan Pendidikan Bahasa Arab, status masih single alias belum menikah

Categorised in: