Investasi Bisnis OnlineDEDEYAHYA.web.id

Belajar Kebaikan Dari Spongebob dan Patrick

(716 Views) | Mohammad Amar Shodiq

Sebagaimana kita ketahui bahwa, Spongebob dan Patrick memiliki sifat atau perangai yang sangat jauh berbeda satu sama lainnya. Spongebob lebih dianggap sebagai sosok yang rajin bekerja, belajar, periang, dan suka menjaga kebersihan. Sementara Patrick dikenal sebagai orang yang pemalas, dan kurang bisa menjaga kebersihan dirinya sendiri dan lingkungan sekitar tempat tinggalnya.

Pada suatu waktu, ketika Spongbob bertemu dengan Patrick dan mengatakan bahwa Patrik kamu terlalu kotor, kamu harus bisa menjaga kebersihan seperti aku kata Spongebob, mendengar perkataan itu Partick kurang bisa menerimanya, sehingga ia malah meminta Spongebob untuk berperilaku sepertinya yakni dengan kotor-kotoran, kejadian ini kemudian menimbulkan perdebatan yang panjang dan lambat laun mulai memicu terjadinya pertengkaran.

Seiring berjalannya waktu, pertengkaran pun terjadi antara Spongebob dan Patrick, salah satu diantara keduanya tidak mau mengalah satu sama lainn, sehingga dengan adanya pertengkaran itu, tidak hanya berdampak kepada Spongebob dan Patrick saja, melainkan orang lain yang ada di sekeliling mereka pun ikut merasakan dampaknya. Spongebob menginginkan Parick bersih seperti dirinya, maka dia melakukan sesuatu dengan membawa sabun di dalam tubuhnya yang seperti spon dan melancarkan serangan sehingga membuat tubuh dan tempat tinggal Patrick yang tadinya sangat kotor menjadi bersih, sementara Patrick sendiri membawa kotoran yang dia kumpulkan dari seluruh bikini buttom untuk membuat Spongebob kotor seperti dirinya, dan ketika saling melancarkan serangan, Patrick juga sukses membuat kotor Spongebob dan tempat tinggalnya yang tadinya bersih.

Singkat cerita, pada saat itu juga setelah berseteru sekian lama, akhirnya Patrick dan Spongebob pun menyadari kesalahan mereka masing-masing dengan meyakini bahwa tidak masalah baik itu kotor atau pun bersih, karena kita tidak akan mengetahui apa itu bersih tanpa kotor terlebih dahulu, begitu pula sebaliknya, kita tidak akan mengetahui kotor jika tidak bersih terlebih dahulu. Karena Allah menciptakan segala sesuatu dengan berpasang-pasangan di dunia ini, seperti hitam dan putih, langit dan bumi, laki-laki dan perempuan, bersih dan kotor, dan seterusnya.

Kemudian, jika kita kaitkan cerita ini dengan kehidupan, maka kita akan menyadari bahwa di dalam kehidupan pun manusia tidak terlepas dari adanya salah dan lupa. Sebagai manusia, kita sering kali melakukan kekeliruan atau kesalahan di dalam hidup ini, akan tetapi tidak menutup kemungkinan juga bagi kita untuk memperbaiki kesalahan yang telah kita perbuat tersebut. Dengan salah terlebih dahulu (kotor), kita akan mengetahui apa itu kebenaran (bersih), begitu juga kita tidak akan mengetahui apa itu kesalahan tanpa adanya kebenaran. Seperti ketika kita mengerjakan soal matematika, mungkin kita pernah mengalami kesulitan dan kesalahan ketika mengerjakannya, kemudian setelah kita mengetahui kesalahan yang telah kita lakukan, maka kemudian kita akan memperbaiki kesalahan tersebut, sehingga soal yang tadinya kita kerjakan salah kemudian menjadi benar.

Di dalam hidup ini juga kita perlu menyadari bahwa orang baik bukanlah orang yang tidak memiliki kesalahan sama sekali, karena tidak ada manusia yang tidak memiliki kesalahan di dalam kehidupannya, melainkan orang baik adalah orang yang mau memperbaiki kesalahan yang pernah ia perbuat. Seperti kata-kata seorang arif di dalam bukunya M.Quraish Shihab yang berjudul Dia Di mana-Mana yang mengatakan “Aku berusaha tahu yang buruk bukan untuk melakukannya, Tapi untuk menghindarinya, Barang siapa yang tidak mengenal keburukan, Maka ia dapat terjerumus ke dalamnya”.

Selain itu juga kita perlu menyadari bahwa kita tidak bisa memaksakan kehendak kita kepada orang lain sebagaimana Spongebob yang menginginkan Patrick untuk bersih seperti dirinya, dan Patrick pun kemudian menginginkan Spongbob kotor sepertinya, apalagi dilakukan dengan paksaan, maka bukan hasil yang baik yang nantinya kita dapatkan, melainkan hal-hal yang tidak diinginkan seperti peristiwa pertengkaran antara Spongebob dan Patrick yang akan terjadi.

Demikianlah kiranya kita dapat mengambil secercah hikmah dan pelajaran dari berbagai hal di dunia ini, salah satunya dari film spongebob yang menceritakan pertengkarannya dengan patrick. Jika kita mau memikirkannya sebagaimana diperintahkan di dalam Al-Qur’an kepada manusia yakni untuk senantiasa berfikir.

Belajar Kebaikan Dari Spongebob dan Patrick
Rate this post

Tanggal : Belajar Kebaikan Dari Spongebob dan Patrick

Mohammad Amar ShodiqDipublikasikan dan ditulis oleh Mohammad Amar Shodiq
Tentang Mohammad Amar Shodiq

Usia saya sekarang 24 tahun riwayat pendidikan alhamdulillah lulus tahun 2013 dari UiN sunan Kali jaga Yogyakarta fakultas tarbiah jurusan Pendidikan Bahasa Arab, status masih single alias belum menikah

Categorised in: